
+62 61 785 3322
Wacana wisata halal di
Pulau Samosir direspon kurang baik. Sangat boleh jadi hal ini karena mereka tidak faham apa yang dimaksud
dengan wisata halal atau bisa jadi diprovokasi oleh orang-orang di sekitarnya
yang cenderung memberikan kesimpulan negatif terhadap isu-isu yang berkaitan
dengan soal wisata halal danau toba tanpa mempelajari dengan seksama apa yang
dimaksud dengan wisata halal itu sendiri. Padahal wisata halal sangat
sederhana, karena wisata halal tidak pernah mengubah kearifan lokal apalagi
mempengaruhi warga setempat untuk pindah agama. Itu sangat jauh.
Wisata halal
adalah program pemasaran destinasi wisata agar dikunjungi oleh wisatawan muslim
dengan cara menyiapkan segala hal yang mereka butuhkan, misalnya petunjuk
kiblat dan sajadah di setiap hotel, restoran bersertifikat halal atau tempat
mereka ibadah. Itu saja. Tidak ada kajian bahwa pemilik hotel, pemilik restoran
dan pegawainya harus beragama Islam. Itu tidak ada. Lalu di mana letak
ketidaksukaan mereka terhadap isu wisata halal itu?
Kami menilai
program wisata samosir akan lebih berkibar bila seandainya Pemerintah
Kabupaten Samosir dan Pemerintah dari Kabupaten lain merespon isu ini secara
positif. Itulah toleransi seharusnya dan tidak perlu dibesar-besarkan. Target
kita bersama bagaimana agar menajadi pilihan utama wisatawan di seluruh dunia. Dengan demikian, aka nada potensi-potensi berikut
ini:
Seiring dengan
laju perkembangan pariwisata global mengharuskan setiap insan pariwisata harus
ikut berfikir tentang bagaimana mengembangkan destinasi wisata hingga dapat
menarik simpati semua masyarakat dunia tanpa membatasi suku, bangsa dan agama
apa pun, mereka berhak dan diharapkan ikut menikmati wisata di mana saja.
Bagi wisatawan
muslim tidaklah mudah untuk melangkahkan kaki pergi mengunjungi sebuah
destinasi wisata tanpa memikirkan banyak hal seperti makanan yang harus halal
dan tempat ibadah yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh ajaran agama
Islam. Pelaku pariwisata yang cerdas mentalnya pasti akan menyiapkan semua hal
yang mereka butuhkan tanpa memandang apa sesungguhnya agama pelaku pariwisata
itu sendiri. Yang penting adalah mereka dapat memenuhi kebutuhan wisatawan agar
mau datang ke tempat mereka sehingga terjadi transaksi bisnis paket tour danau toba yang
akan menguntungkan kedua belah pihak.
Dewasa ini ide
seperti yang disebutkan di atas dikenal dengan istilah “wisata halal”. Ide ini
terbukti efektif untuk menaikkan angka kunjungan wisatawan ke sebuah negara.
Kita mengenal Jepang, China, Vietnam, Combodia dan Thailand yang telah terbukti
sukses meng-grab pasar Timur Tengah dalam hal pariwisata. Intinya adalah bahwa
wisata halal diterapkan di daerah yang mayoritas penduduknya non-muslim.
Berbeda dengan respon masyarakat di Sumatera Utara khususnya danau toba yang kurang responsif terhadap isu aplikasi wisata halal. Bupati Samosir dengan terus terang menolak wisata halal untuk diterapkan di Pulau Samosir. Ini sungguh aneh, di tengah aktifnya Pemkab Samosir di dalam dan luar negeri untuk mempromosikan paket wisata danau toba agar turis datang untuk tour ke pulau samosir, di saat yang sama statemen Bapak Bupati ini meracuni semua aktifitas promosi tersebut.
Aurora
Wisata Tour & Travel di Kota Medan melayani sewa mobil dan sewa bus
medan untuk wisata anda di dalam kota Medan, Danau Toba, Berastagi, Taman
Simalem dan lain-lain termasuk tujuan lain seperti Banda Aceh dan Bukittinggi
dengan armada terbaik dan harga kompetitif.
Layanan sewa bus pariwisata medan terdiri dari armada big bus
berkapasitas 40-43 seater dilengkapi dengan fasilitas Full AC dan TV Karaoke
yang akan memanjakan perjalanan anda. Anda bisa menyanyi sepuasnya di dalam bus
selama dalam perjalanan.
Selain itu ada juga rental bus pariwisata medan berkapasitas 20-25
seater. Fasilitas yang dimiliki medium bus sama dengan big bus. Bedanya hanya
pada kapasitas tempat duduk. Keunggulan medium bus dibandingkan dengan big bus
adalah bahwa bus ini berpeluang memasuki medan yang lebih sempit karena badan
bus yang lebih kecil.